Oshinbun

Dhreeet…det…det…det…deeeet…dhereeeeeet…det…det…det… Keheningan sore itu tetiba pecah oleh rentetan suara cempreng dari mesin sepeda motor dua tak keluaran tahun 70-an.  Suara itu awalnya sayup-sayup terdengar sampai kemudian membesar dan mengelegar saat sosok sang sumber suara muncul dari ujung jalan kecil menuju taman. Tampak sesosok orang mengendarai sepeda motor yang dari penampilannya sekilas terlihat telah termakan oleh…

Japanese Darling

Kuseka sisa air mata terakhir dari kedua pipiku. Perona pipi warna merah jambu yang selalu menghiasi wajahku sudah hilang tak berbekas. Kutarik nafas sedalam-dalamnya sambil kurasakan aliran oksigen memasuki tiap senti relung paru-paruku hingga penuh. Lalu kulepaskan perlahan hingga hembusan terakhir. Bibirku terasa bergetar ketika udara itu keluar melewatinya. Seperti tidak rela mengetahui bahwa itu…

Summer Breeze

Hari ini sudah menjelang senja. Waktu sudah berputar hingga hampir mencapai pukul enam sore. Namun cerahnya langit tidaklah berkurang sedari siang tadi. Begitu juga dengan suhu udara yang tetap tinggi. Ya seperti inilah musim panas di Jepang. Suasana di dalam kereta ini pun tidak jauh berbeda dengan suasana di luar sana. Sinar matahari tanpa ampun…

The Dawn

Cerita ini dimulai dengan pemandangan dari atas sebuah menara tua setinggi kurang lebih dua puluh meter menjelang pukul lima pagi. Menara ini satu-satunya yang tersisa dari kompleks masjid agung di kota ini yang sedang dalam proses renovasi, atau pembangunan ulang lebih tepatnya. Kita berada tepat di bagian menara yang paling atas, dimana terdapat ruangan kecil…

“Okaerinasai, anata…”

Pagi ini sebuah inspirasi datang mendadak ke dalam benakku. Setelah selesai membereskan kamar studio apartemenku yang hanya berukuran 3 x 3 meter ini, aku duduk di kursi meja kerja sambil ditemani secangkir teh hangat. Tanpa menunggu lama segera saja aku mulai mengetik rangkaian kata di laptop mungil di hadapanku. Mudah-mudahan bisa menjadi sebuah cerita yang…