Skip to content

Pertanian Terpadu: Bukan Sekedar Eko-ekoan

Permasalahan lingkungan saat ini merupakan permasalahan global yang dampaknya dirasakan oleh kita semua. Akibat dari gaya hidup dan pembangunan kota yang tidak ramah lingkungan.

Dulu manusia hidup dengan memperhatikan prinsip lingkungan. Sekarang tidak lagi. Lingkungan alami menjadi rusak dan tidak lagi produktif.

Manusia tergantung pada hal-hal yang mudah dan cepat. Hanya sebagai konsumen. Pola hidup tidak sehat. Lingkungan tidak baik. Kenyamanan menjadi mahal.

Warga kota menjadi individualistis dan terjadi kesenjangan sosial dan ekonomi. Ini yang namanya kehidupan modern?

Mengandalkan teknologi untuk memudahkan manusia. Teknologi tanda kemajuan. Masalahnya, penggunaan teknologi condong untuk kebutuhan manusia dan tidak sejalan dengan prinsip lingkungan.

Maka harus kita ubah. Pembangunan kota dengan menjaga kelestarian lingkungan alam. Teknologi ramah lingkungan.

Alam tidak lagi dirusak dan dieksploitasi. Perhatikan keberlanjutan lingkungan untuk generasi masa depan. Area hijau termasuk persawahan perlu dijaga. Untuk fungsi ekologis dan ketahanan pangan.

Dari sudut pandang perencanaan wilayah khususnya kota mulai muncul prinsip-prinsip pelestarian alam dengan melakukan penanaman pohon kembali, naturalisasi atau normalisasi sungai, konservasi ruang terbuka hijau, menuju kota yang ramah lingkungan.

Di sektor ekonomi ada konsep yang disebut circular economy yang intinya juga menggunakan sumber daya alam sebagai suatu siklus. Di sektor wisata ada eko-wisata dan di sektor pendidikan ada pendidikan lingkungan.

Di sektor pertanian muncul pertanian organik yang kemudian berkembang dengan sistem pertanian terpadu (integrated farming) yang sangat terkait dengan kota ramah lingkungan, circular economy, ekowisata, dan pendidikan lingkungan.

Ada 4 strategi dalam sistem pertanian terpadu: variasi kegiatan tani dan pendukungnya, efisiensi biaya melalui daur ulang, optimalisasi lahan, dan kolaborasi partisipatif. Ke-empatnya, jika dikembangkan dengan baik secara kolektif, akan mampu membawa masyarakat petani ke taraf kehidupan yang lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: