Masa Depan Kota Kita (part 2)

Sambungan dari Part 1 Dengan terheran-heran mereka melintasi gerbang itu dan berhenti di area taman parkir yang berada di sisi jalan sebelah kiri. Area taman parkir itu lumayan luas. Cukup untuk menampung lebih dari seratus unit mobil dan motor. Saat itu pun area itu hampir terisi penuh. Dari situ mereka berjalan kaki menuju ke arah…

Masa Depan Kota Kita (part 1)

Bias sinar matahari senja menyeruak dari balik pepohonan yang beraneka ragam di sepanjang jalan yang melintasi Kecamatan Simbar Waringin ini. Berkas cahaya keemasan menerpa dengan kuat di wajah setiap anggota rombongan itu sehingga beberapa diantaranya sampai harus mengangkat telapak tangannya untuk melindungi kedua matanya. Namun demikian mereka tetap melaju dengan kecepatan yang tidak terlalu kencang…

Japanese Darling

Kuseka sisa air mata terakhir dari kedua pipiku. Perona pipi warna merah jambu yang selalu menghiasi wajahku sudah hilang tak berbekas. Kutarik nafas sedalam-dalamnya sambil kurasakan aliran oksigen memasuki tiap senti relung paru-paruku hingga penuh. Lalu kulepaskan perlahan hingga hembusan terakhir. Bibirku terasa bergetar ketika udara itu keluar melewatinya. Seperti tidak rela mengetahui bahwa itu…