Romansa di Angkasa bagian 03 TAMAT

Ruminah bercerita bahwa dia sudah enam tahun tinggal di Dubai dan selama itu juga bekerja sebagai pembantu rumah tangga di sebuah rumah keluarga pengusaha kaya yang berasal dari Irak. Tahun-tahun pertama sungguh sangat sulit baginya, terutama karena saat itu dia belum begitu lancar berbahasa Arab dan sama sekali tidak bisa berbahasa Inggris. Namun dia beruntung…

Romansa di Angkasa bagian 02

Kubuka halaman terakhir buku catatan itu dan kuambil sebuah amplop yang terselip didepannya. Amplop itu berwarna putih polos tanpa ada tulisan apapun di lembarannya. Kubuka tutupnya dan kukeluarkan secarik kertas didalamnya. Kertas itu juga berwarna putih dengan beberapa baris kalimat tertulis di permukaannya dengan tinta hitam pekat. Di ujung atas kanan kertas itu kulihat stempel…

Romansa di Angkasa bagian 01

    „Here you go, my friend. Keep the change.“ Kataku sembari menyerahkan selembaran uang kertas berwana merah jambu dengan gambar sebuah benteng dengan gaya arsitektur middle east yang berdiri gagah di tengah-tengah gurun pasir yang luas. Angka 100 tertera di tiap sudut selembar uang kertas ini dan seketika itu saja roman muka si supir…

Mediocrity and the Metropolis |Bert de Muynck|

When in China, inhaling and exhaling the ever present perfume of construction sites, being exposed to the constant change of cities, when trying to understand and being part of an urban flight forward, it can be at times very difficult to understand what is really happening. The question one asks oneself when floating in the…

Versi Dia, Dia, dan Mereka

    Versi Dia (Laki-laki)   Hari Sabtu tanggal 21 Desember   Aku sedang duduk di depan televisi ketika tiba-tiba saja ponselku berdering. Kubaca nama yang tertera di layarnya.   “Dia ?” pikiranku seketika melayang-melayang membayangkan sesosok gadis cantik di ujung sana. Jantungku berdebar-debar. Dengan sikap canggung kuterima panggilan telfonnya.   “Halo, Assalamualaikum”, sapaku dengan…